EP Second Nature Milik Against Oppression


Sejak Minor Threat mengangkat terma gaya hidup “sehat”, Straight Edge telah berkembang secara masif sampai ke seluruh belahan dunia, termasuk Indonesia. Indikasinya bisa dilihat dari terus bermunculannnya rilisan album dari unit-unit hardcore straight edge. Album Second Nature oleh AGAINST OPPRESSION ini salah satunya.

Against Oppression yang saat ini beranggotakan Redho Winanda (vokal), Eldi Novriandi (gitar), Rio Devara (gitar) dan Okto Estomihi (bass), meretas EP album pertama mereka berjudul Second Nature. Dengan pola dua gitar yang agresif, saling mengisi dan tanpa ragu memainkan riff bernada tinggi khas band-band modern hardcore ini diiringi dengan permainan drums yang lugas dan cepat.  Departemen lirik menghadirkan nuansa yang “gelap” dengan hadirnya “Second Nature”, yang juga merupakan judul EP ini. “Since we together cross our heart and i deserve the heaven is the best your second nature”, pada awalnya ada penolakan dan kekecewaan pada kenyataan hidup yang tak selalu manis, namun akhirnya berujung pada penggambaran bahwa kematian adalah sebuah fase baru setelah kehidupan.
Memakan waktu produksi satu tahun, dari Maret 2014-2015 album ini direkam di Blacksheep Studio dan Baliga Studio, Palembang. Mixing dan mastering dieksekusi oleh Toteng di Masterplan Studio, Bandung.
Dirilis format compact cassette oleh dua label asal Palembang, Rimauman Music dan Yangmuda Recs. Tentunya menjadi rilisan yang wajib dimiliki untuk yang menyukai Counterpart, Verse, Comeback Kid, Capsize, Hundredth, Defeater.

Single “Second Nature” dari mini album Second Nature bisa disimak di:



Diberdayakan oleh Blogger.